PENGERTIAN UMROH




  • Umrah adalah berkunjung ke Ka’bah untuk melakukan serangkaian ibadah dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan. Umroh disunahkan bagi muslim yang mampu. Umroh dapat dilakukan kapan saja, kecuali pada hari Arafah yaitu tgl 10 Zulhijah dan hari-hari Tasyrik yaitu tgl 11,12,13 Zulhijah.

    Melaksanakan Umroh pada bulan Ramadhan sama nilainya dengan melakukan Ibadah Haji (Hadits Muslim)




HUKUM UMROH




Secara umum hukum Umroh terbagi menjadi dua, yakni wajib dan sunnah. Di sebut wajib bila ibadah Umroh tersebut baru pertama kali dilaksanakan sehingga disebut sebagai Umratul Islam. Selain itu Umroh karena nazar juga disebut sebagai Umroh wajib, jadi jika anda telah bernazar akan menunaikan ibadah Umroh bila telah berhasil melakukan atau mendapatkan hasil tertentu, maka hukum Umroh tersebut menjadi wajib.


Disebut sunnah jika ibadah Umroh tersebut dilakukan untuk kedua kali dan seterusnya dan juga bukan karena nazar. Misalnya di tahun 2010 anda telah menunaikan ibadah Umroh yang Pertama, maka apabila anda ingin dan mampu secara finansial di tahun ini, maka anda dapat pergi Umroh lagi namun bila tidak juga tidak apa-apa.


Namun kalangan ahli fiqih sepakat bahwa umroh wajib hukumnya bagi orang yang disyariatkan untuk menyempurnakan. Walaupun beberapa ulama memiliki beda pendapat mengenai hukumnya apakah termasuk sunnah atau diwajibkan.


Pendapat pertama yang mengatakan bahwa umroh adalah sunnah mu`akkadah. Ulama yang berpendapat seperti ini adalah Ibnu Mas’ud, Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Asy-Syafi’i, Imam Ahmad menurut salah satu versi pendapat, juga Abu Tsaur dan kalangan mazhab Zaidiyah. Pendapat para ulama ini berdasarkan sabda Nabi SAW ketika ditanya tentang hukum melaksanakan umroh, apakah ia wajib atau tidak? Beliau menjawab,” Tidak. Namun jika kalian umroh, maka itu lebih baik,” Juga berdasarkan sabda Nabi SAW:


الحج جهاد والعمرة تطوع


Haji adalah jihad, sementara umroh hanya tathawwu’


Alasan lain yang dijadikan pegangan bahwa ibadah umroh adalah sunnah adalah bahwa umroh merupakan nask (ibadah) yang pelaksanannya tidak ditentukan waktu, maka ia pun tidak wajib sebagaimana halnya thawaf mujarrad.


Kedua, pendapat yang mengatakan bahwa umroh hukumnya wajib, terutama bagi orang-orang yang diwajibkan haji. Pendapat ini dianut oleh Imam Asy-Syafi’i menurut versi yang paling sahih di antara kedua pendapatnya, Imam Ahmad menurut versi lain, Ibnu Hazm, sebagian ulama mazhab Maliki, kalangan mazhab Imamiyyah, Asy-Sya’bi, dan Ats-Tsauri. Pendapat ini juga merupakan pendapat mayoritas ulama dari kalangan sahabat dan lainnya, dan mereka bersepakat bahwa pelaksanaannya hanya sekali seumur hidup sebagaimana halnya haji


Pendapat yang terkuat dalam hal ini, ‘umroh itu wajib bagi yang mampu sekali seumur hidup. Sedangkan pendapat yang menyatakan hukumnya sunnah (mu’akkad) dalilnya dianggap lemah (dho’if) sehingga tidak bisa dijadikan hujjah. Jadi bagi yang mampu, sekali seumur hidup dianjurkan agar berusaha menunaikan ibadah umroh.



6 MANFAAT IBADAH UMROH





Ibadah ‘umroh dapat langsung ditunaikan dengan ibadah haji yaitu dengan cara melakukan haji secara tamattu’ atau qiran. Karena dalam haji tamattu’ dan haji qiran sudah ada ‘umroh di dalamnya. Sehingga keutamaan ibadah umroh dapat disejajarkan dengan ibadah haji yang menjadi rukun Islam dan diwajibkan bagi yang mampu.


1. Ibadah Umrah yang satu kepada Umrah berikutnya adalah Kaffaroh atau penghapus dosa.


Allah SWT akan menghapus dosa-dosa kita di antara pelaksanaan Umrah yang satu dengan Umrah berikutnya. Sederhananya begini, bila 5 atau 10 tahun lalu kita sudah melaksanakan Umrah, selanjutnya tahun berkesempatan lagi untuk melakukan Umrah, maka dosa-dosa di antara kedua waktu Umrah tersebut akan diampuni Allah SWT.


2. Umrah adalah jihad bagi para wanita dan orang yang lemah.


Para ibu dan kaum wanita umumnya serta mereka yang lemah fisik pada masa Rosulluloh SAW, tak bisa ikut berjihad atau berperang. Namun mereka masih mendapatkan fadillah pahala jihad dengan cara melaksanakan ibadah Umrah.


3. Jemaah Umrah adalah tamu-tamu Allah yang doanya dikabulkan


Ibadah Haji dan Umrah menjadi istimewa karena orang yang datang ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah tersebut adalah tamu Allah SWT. Begitulah biasa disebut dan memang Rasulullah SAW menyebutkannya demikian. Jemaah Haji dan Umrah adalah tamu undangan Allah SWT sehingga apa yang diminta sang tamu akan dikabulkan oleh-Nya. Ini adalah bentuk keistimewaan yang paling istimewa.


4. Wafat saat menjalankan ibadah Umrah pahalanya dicatat sampai hari kiamat.


Keutamaan orang-orang yang wafat dalam perjalanan untuk melaksanakan ibadah Haji dan Umrah, serta keutamaan orang yang wafat dalam keadaan berihram (di tengah pelaksanaan ibadah Haji dan Umrah) adalah mendapatkan anugerah pahalanya dicatat sampai hari kiamat. Semuanya termaktub jelas dalam hadits.


5. Ibadah Umrah bisa menghilangkan kefakiran.


Bila kita melihat saudara kita yang setelah pulang dari Haji atau Umrah maka terlihat kehidupannya semakin baik, rezekinya mengalir terus dan keluarganya bertambah berkah, itulah salah satu fadillah ibadah tersebut. Seluruh biaya yang digunakan untuk berangkat Haji dan Umrah akan diganti oleh Allah SWT dengan berlipat-lipat.


6. Fadillah pahala satu kali Umrah dengan salat dua rakaat di Masjid Quba.


Shalat di Masjid Quba memiliki keutamaan tersendiri. Menurut Hadits Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Abu bin Sahl bin Hunaif RA, ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: " Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian mendatangi Masjid Quba, lalu ia salat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala Umrah" . (HR. Tirmizi no. 298, Ibnu Majah no. 1401)


Masjid Quba ini terletak di luar kota Madinah. Jadi, mengingat fadillah salat di Masjid Quba yang sangat besar, maka bila kita sudah berada di Madinah dalam rangka menjalankan ibadah Umrah atau Haji, jangan sampai lupa melakukan salat di Masjid Quba.

Tidak ada postingan.
Tidak ada postingan.